Berbekal Modal Pengetahuan Yang Saya Miliki, Dengan Niat Tulus Untuk Memajukan Bangsa, Maka Blog Ini Dapat Tercipta. Semoga Bermanfaat Buat Kita Semua. Hidup Indonesia !!!

Thursday, June 2, 2016

HUKUM KIRCHHOFF



Hukum Kirchhoff merupakan salah satu hukum penting dalam elektronika yang berfungsi untuk menganalisis arus dan tegangan dalam suatu rangkaian elektronika.
Hukum Kirchhoff diperkenalkan oleh salah seorang ilmuwan dari Jerman bernama Gustav Robert Kirchhoff pada tahun 1845. Hukum Kirchhoff ada 2 yaitu Hukum Kirchhoff 1 (yang berkaitan dengan arah arus dalam sebuah percabangan rangkaian) dan Hukum Kirchhoff 2 (yang berkaitan dengan tegangan dalam sebuah rangkaian elektronika tertutup)
Hukum Kirchhoff 1
Hukum Kirchhoff 1 berbunyi :
“Besarnya arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut”
Hukum Kirchhoff 1 juga sering disebut dengan Hukum Arus Kirchhoff atau Kirchhoff’s Current Law (KCL) karena sering digunakan menganalisa arah arus dalam dalam sebuah percabangan rangkaian


Hukum Kirchhoff 2
Hukum Kirchhoff 2 berbunyi :
“Besarnya total tegangan dalam suatu rangkaian tertutup sama dengan nol”

Wednesday, December 30, 2015

Perbedaan antara Cuaca, Musim dan Iklim (Sebuah Definisi)

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar orang menyebutkan istilah Cuaca, Musim dan Iklim, namun banyak diantara kita yang masih bingung tentang defenisi dan perbedaan dari istilah dimaksud sehingga pemahaman dan penggunaannya sering rancu dan tertukar-tukar.
Cuaca, Musim dan Iklim pada dasarnya merupakan Kondisi Udara (Atmosfer) di suatu wilayah tertentu  yang meliputi suhu udara, intensitas sinar matahari, kelembaban udara, aliran angin dan sebagainya.
1.    CUACA : terdiri dari seluruh fenomena yang terjadi di atmosfer Bumi terjadi dalam waktu singkat dan terobservasi dalam beberapa hari. Cuaca terjadi karena suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan ini bisa terjadi karena sudut pemanasan Matahari yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya karena perbedaan lintang bumi.
Contoh cuaca adalah cerah, berawan dan hujan.



2.    MUSIM : Terjadi dalam waktu yang lebih lama daripada Cuaca dan terobservasi dalam hitungan Bulan. Musim merupakan salah satu pembagian utama tahun, biasanya berdasarkan bentuk iklim yang luas.
Biasanya dalam satu tahun ada empat musim : Musim Dingin, Musim Panas, Musim Gugur dan Musim Semi. Sedangkan di Indonesia yang merupakan Negara Tropis hanya terdapat dua musim : Musim Kemarau dan Musim Hujan.



3.    Iklim : Kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet lain dan terjadi dalam waktu yang lebih lama dari Musim dan terobservasi dalam hitungan Tahun.
Bumi dibagi dalam empat kondisi iklim : iklim tropis, iklim subtropis, iklim sedang dan iklim dingin (kutub).


Monday, December 21, 2015

Pengertian Rangkaian Listrik (Rangkaian Seri & Rangkaian Paralel)

Rangkaian Listrik merupakan sambungan dari bermacam-macam elemen listrik pasif seperti : resistor, kapasitor, inductor, yang disambungkan dengan sumber tegangan (bisa dengan melalui saklar ataupun tidak) untuk menghasilkan arus listrik. Arus listrik adalah aliran muatan listrik dari kutub positif (tegangan tinggi) ke kutub negative (tegangan rendah).


Berdasarkan mengalir tidaknya arus, rangkaian listrik dibagi menjadi 2 macam :
1.  Rangkaian Terbuka à susunan elemen listrik yang terputus sehingga arus listrik tidak mengalir


2. Rangkaian Tertutup àsusunan elemen listrik yang tersambung dan menyebabkan arus listrik mengalir.



Berdasarkan susunan elemen listrik yang terdapat dalam rangkaian, rangkaian listrik dibagi menjadi :
1. Rangkaian Seri à Suatu rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang. Baterai dalam senter umumnya disusun dalam rangkaian seri.


Rangkaian seri mempunyai ciri antara lain : arus yang melewati setiap elemen mempunyai besar yang sama, jika salah satu beban/elemen dalam rangkaian terputus maka aliran arus akan terhenti, sumber tegangan dituntun selalu dalam keadaan prima untuk menanggulangi resiko adanya loss

2. Rangkaian Paralel àSuatu rangkaian yang merupakan susunan alat-alat listrik yang dipasang secara bercabang.


Rangkaian seri mempunyai ciri antara lain : tegangan disetiap beban/elemen besarnya sama dengan tegangan sumber, tiap-tiap cabang pada rangkaian paralel merupakan rangkaian individu artinya arus pada masing-masing cabang sangat tergantung pada tahanan masing-masing cabang.

3. Rangkaian Campuran (Seri – Paralel) àmerupakan gabungan dari rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik parelel



Monday, December 14, 2015

Pengenalan Process Control

Proses Suatu rangkaian yang berkaitan yang berfungsi untuk melakukan transformasi materi atau bahan baku (input) menjadi produk tertentu (output) dengan penambahan atau pelepasan energi.

Control Rangkaian kegiatan untuk menjaga kondisi yang diinginkan pada suatu sistem fisik melalui pengaturan variable – variable tertentu.

Process Control Kegiatan untuk menjaga kondisi yang diinginkan pada suatu sistem fisik yang mentransformasi input menjadi output melalui pengaturan variable tertentu pada sistem tersebut termasuk gangguan yang mungkin akan muncul dan mempengaruhi sistem tersebut, baik secara manual maupun otomatis.
Contoh sederhana process control secara manual pada pengontrolan suhu.

Dari contoh di atas ada beberapa istilah yang perlu dipahami :
      a. Tujuan Pengontrolan (Set Point) àMenjaga suhu Air yang keluar dari tanki
      b. Variabel yang dicontrol (Controled Variable) àSuhu Air yang keluar dari tanki
      c. Variabel Manipulasi (Manipulated Variable) à Laju aliran steam yang masuk ke tanki
      d. Actuator  Valve
      e. Sensor  Temperature Indicator
      f. Controller  Manusia / Operator
      g. Gangguang Fluktuasi Suhu Cold Water yang masuk ke tanki

Dalam process control close loop ada beberapa komponen :
      a. Proses
      b. Sensor / Transmitter
      c. Actuator
      d. Controller
Komponen diatas harus ada dan berfungsi agar tujuan process control dapat tercapai. Susunan dari komponen dimaksud dapat digambarkan dalam Loop Diagram seperti berikut :

Process Control bertujuan untuk :
      1. Keamanan proses
      2. Efesiensi proses
      3. Keselamatan lingkungan
      4. Memaksimalkan keuntungan
      5. Batasan operasi sistem